Pendampingan ini bertujuan membantu remaja agar meningkatkan kemampuan bacaan Al-Qur’an dengan kaidah tajwid yang benar, meliputi pengenalan huruf hijaiyah, penggunaan harakat, serta pelafalan yang benar sesuai makharijul huruf. Permasalahan yang melatarbelakangi pendampingan ini yaitu, masih ditemukan kemampuan bacaan Al-Qur’an sebagian remaja, seperti kurang tepat dalam mengenali huruf hijaiyah, kesulitan membedakan panjang dan pendek, serta kurang lancarnya membaca sesuai tajwid. Metode yang dipakai yaitu, Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan diagnosis, perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Tahap persiapan diawali dengan perkenalan antara pendamping dan remaja untuk membangun kedekatan, rasa nyaman, serta motivasi ketika belajar membaca Al-Qur’an. Tahap pelaksanaan berlangsung selama 45 hari dengan menggunakan metode Iqra’ yang disesuaikan dari kemampuan setiap individu remaja. Evaluasi dilakukan melalui tes bacaan untuk melihat perkembangan kelancaran membaca. Hasil pendampingan memperlihatkan adanya peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an pada sebagian remaja, ditandai dengan meningkatnya kelancaran membaca ayat-ayat Al-Qur’an, ketepatan mengenali huruf hijaiyah, serta penerapan kaidah tajwid yang lebih baik
Copyrights © 2026