Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan TikTok sebagai media pemasaran digital serta munculnya fenomena Fear of Missing Out(FoMO) yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam mengikuti tren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi marketing fitur TikTok Go terhadap keputusan pembelian produk Mixue di Tasikmalaya dengan FoMO sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis Structural Equation Modeling-Partial Least Squares(SEM-PLS) menggunakan SmartPLS 4.0 sampel penelitian terdiri atas 145 responden konsumen Mixue di Tasikmalaya yang di pilih menggunakan teknik Estimated parameter melalui penyebaran kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi marketing TikTok Go berpengaruh positif dan signifikan terhadap FoMO serta keputusan pembelian. FoMO juga berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian dan mampu memediasi hubungan antara strategi marketing dan keputusan pembelian. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi marketing berbasis TikTok dapat menciptakan dorongan psikologis yang meningkatkan kecenderungan konsumen untuk melakukan pembelian produk Mixue di Tasikmalaya.
Copyrights © 2026