Terjadinya penurunan tingkat kelulusan mahasiswa di Indonesia yang kurang dari 50% menyebabkan penumpukan jumlah mahasiswa dan berdampak pada negara. Proses belajar efektif membutuhkan mahasiswa dengan regulasi diri dalam belajar yang berkaitan dengan dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dukungan sosial terhadap self-regulated learning pada mahasiswa. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 240 mahasiswa. Alat ukur dukungan sosial menggunakan Child and Adolescent Social Support Scale (CASSS) dikembangkan oleh Rubel (2008) dengan reliabilitas 0,890, sedangkan alat ukur regulasi diri dalam belajar menggunakan Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ) dikembangkan oleh Pintrich (1991) dengan reliabilitas 0,927. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial orang tua mempengaruhi regulasi diri dalam belajar mahasiswa dengan nilai R = 0,227 dan R² = 0,051. Artinya, dukungan sosial memberikan kontribusi sebesar 5,1% terhadap regulasi diri dalam belajar, sedangkan 94,9% dipengaruhi faktor lain.
Copyrights © 2026