Perilaku mencuri yang terjadi pada anak, dapat mencerminkan rendahnya pemahaman moral serta belum optimalnya internalisasi nilai sosial dalam dirinya. Studi ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bibliotherapy dan family support dalam meningkatkan pemahaman moral pada anak dengan perilaku mencuri. Studi menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek studi adalah anak usia 12 tahun yang menunjukkan perilaku mencuri ringan hingga sedang. Intervensi bibliotherapy dilakukan melalui pemberian bahan bacaan bermuatan nilai moral yang diikuti dengan refleksi serta diskusi terbimbing. Sementara itu, dukungan keluarga diberikan dalam bentuk edukasi kepada orang tua, peningkatan komunikasi afektif, pembimbingan dan pengawasan serta penguatan pola asuh yang mendukung perkembangan moral anak. Hasil studi menunjukkan adanya peningkatan pada pemahaman moral anak setelah dilakukannya intervensi, ditandai dengan kemampuan empati, kesadaran akan penerimaan diri serta menurunnya perilaku mencuri. Kombinasi bibliotherapy dan dukungan keluarga terbukti lebih efektif dibandingkan intervensi tunggal karena mampu mengintegrasikan aspek kognitif dan emosional dalam pembentukan moral.
Copyrights © 2026