Roselina Dwi Hormansyah
Universitas Negeri Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Group Reality Therapy: Upaya untuk Meningkatkan Penerimaan Diri pada Remaja di Panti Asuhan Roselina Dwi Hormansyah; Defi Astriani
Journal of Theory and Practice in Islamic Guidance and Counseling Vol. 2 No. 2 (2025): Journal of Theory and Practice in Islamic Guidance and Counseling
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/jtpigc.v2i2.8346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas terapi realitas untuk meningkatkan penerimaan diri remaja. Terapi realita menggunakan pendekatan WDEP (Wants, Doing, Evaluation, Planning) berfokus pada pemenuhan lima kebutuhan dasar manusia. Studi kasus dilakukan pada enam orang remaja yang memiliki latar belakang sama yaitu keluarga duafa dan tinggal di Panti Asuhan yang mengalami permasalahan yaitu merasa dibeda-bedakan oleh teman sebaya disekolah dan perasaan kecewa terhadap orangtua yang mengantar mereka ke Panti Asuhan. Hal tersebut berdampak terhadap rasa kurang percaya diri, jarang berinteraksi dengan sekitar dan kesulitan untuk menyampaikan apa yang dirasakan. Hasil penelitian dengan menggunakan terapi realitas melalui teknik WDEP dapat memberikan dampak yang menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada penerimaan diri yang lebih positif dengan ditandai sejumlah perilaku lebih percaya diri, mengembangkan diri dalam kelebihan yang dimiliki serta strategi untuk mengembangkan prestasi.      
Studi Kasus: Penanganan Permasalahan Mencuri Pada Anak Melalui Bibliotherapy Dan Family Support Roselina Dwi Hormansyah; Rizkia Hidayati
Schema: Journal of Psychological Research (Vol. 11, No. 01, Mei 2026) SCHEMA : Journal of Psychological Research
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/schema.v11i01.10293

Abstract

Perilaku mencuri yang terjadi pada anak, dapat mencerminkan rendahnya pemahaman moral serta belum optimalnya internalisasi nilai sosial dalam dirinya. Studi ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bibliotherapy dan family support dalam meningkatkan pemahaman moral pada anak dengan perilaku mencuri. Studi menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek studi adalah anak usia 12 tahun yang menunjukkan perilaku mencuri ringan hingga sedang. Intervensi bibliotherapy dilakukan melalui pemberian bahan bacaan bermuatan nilai moral yang diikuti dengan refleksi serta diskusi terbimbing. Sementara itu, dukungan keluarga diberikan dalam bentuk edukasi kepada orang tua, peningkatan komunikasi afektif, pembimbingan dan pengawasan serta penguatan pola asuh yang mendukung perkembangan moral anak. Hasil studi menunjukkan adanya peningkatan pada pemahaman moral anak setelah dilakukannya intervensi, ditandai dengan kemampuan empati, kesadaran akan penerimaan diri serta menurunnya perilaku mencuri. Kombinasi bibliotherapy dan dukungan keluarga terbukti lebih efektif dibandingkan intervensi tunggal karena mampu mengintegrasikan aspek kognitif dan emosional dalam pembentukan moral.
Psikoedukasi Regulasi Emosi untuk Mengurangi Perilaku Melanggar pada Siswa Melalui Teknik Mindfulness Fadillah Fira Firmanilah; Diah Ayu Permatasari; Roselina Dwi Hormansyah; Rizkia Hidayati; Kasmayani Karim
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i2.84992

Abstract

Adolescents undergoing a dynamic phase of emotional developmemt often exhibit high levels of impulsivity, which increases their vulnerability to aggressive behavior and rule violations when emotional regulation is inadequate. This study aims to enhance students’ emotion regulation skills in order to reduce rule-breaking behavior through a mindfulness-based psychoeducational program. A psychoeducational intervention was conducted using three stages: preparation, implementation, and evaluation. The participants consisted of 20 students from SMA Kartika XX-1 Makassar with a documented history of disciplinary violations. Data were collected thorugh participants attendance, observation of engagement, and feedback on the program materials. The fingdings indicate that the program was successfully implemented, as evidenced by a 100 % attendance rate, active participation, and predominantly positive responses from participants. Most students reported that the materials were relevant, easy to understand and applicable to their daily lives. Furthermore, participants demonstrated improved emotional awareness, enhanced self-control, and increased motivation to adobt more adaptive behaviors. In conclusion, mindfulness-based psychoeducation is an effective intervention strategy for improving student’s emotion regulation and reducing rule-violating behavior in the school setting. This program also holds strong potential for sustainable implementation as part of broader efforts to support character development and promote students’ mental health.