Abstrak: Penelitian ini mengkaji kesalahan berbahasa Indonesia dalam tugas menulis pemelajar BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) Level IV di KBRI Dili, Timor Leste. Permasalahan berangkat dari masih seringnya muncul kesalahan linguistik dalam keterampilan menulis, yang disebabkan oleh perbedaan sistem bahasa pertama (L1) dan bahasa kedua (L2), keterbatasan kosakata, serta pengaruh alih ragam dari lisan ke tulisan (Widia, 2021). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa hasil tulisan 35 pemelajar. Hasil analisis menemukan 95 kesalahan, meliputi tiga ranah utama, yaitu: (1) morfologi, terutama kesalahan penggunaan afiks (prefiks, sufiks, dan konfiks); (2) sintaksis, berupa kalimat tidak lengkap, penggunaan konjungsi yang tidak tepat, serta konstruksi yang tidak logis; dan (3) tanda baca, mencakup penggunaan titik, koma, titik koma, titik dua, hubung, elipsis, dan kurung. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun pemelajar berada pada tingkat menengah, kesalahan berbahasa masih terjadi. Language Errors of BIPA Level IV Learners at the Indonesian Embassy in Dili, Facilitated by the West Nusa Tenggara Language Center Abstract: The research examines linguistic errors in the writing of Level IV BIPA (Indonesian for Foreign Speakers) students at the Indonesian Embassy in Dili, Timor Leste. Writing remains a vulnerable skill, often influenced by differences between first language (L1) and second language (L2) structures, limited vocabulary, and oral-to-written transfer. Using a descriptive qualitative approach, data were drawn from the written work of 35 students. The analysis identified 95 errors across three domains: (1) morphology, particularly affixation; (2) syntax, including incomplete sentences, misuse of conjunctions, and illogical constructions; and (3) punctuation, such as inappropriate use of commas, full stops, and related marks. The findings indicate that advanced learners continue to face challenges in writing, highlighting the need for more systematic instructional strategies to enhance proficiency.
Copyrights © 2025