Jurnal Bastrindo: Kajian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Vol 6 No 2 (2025): Edisi Desember 2025

Analisis Gaya Bahasa Sarkasme Dan Ironi Dalam Lagu-Lagu .Feast Sebagai Bentuk Kritik Terhadap Pemerintah Indonesia: Sarcasm and irony in songs by the artist FEAST as a form of criticism of the government

raihan Alhafidh (Universitas Pendidikan Indonesia)
Delia Pebrianti (Unknown)
Hafidh Firmansyah (Unknown)
Farid Man'af (Unknown)
aam rahman (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2025

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berangkat dari menurunnya kepercayaan publik terhadap pemerintah Indonesia akibat ketidakadilan penegakan hukum, praktik korupsi yang berkelanjutan, lemahnya transparansi kebijakan, serta pembatasan ruang kebebasan berpendapat. Di tengah kondisi tersebut, musik kerap digunakan sebagai media kritik sosial-politik, namun studi akademik sebelumnya masih terbatas pada penafsiran makna pesan kritik tanpa menelaah secara mendalam fungsi gaya bahasa sarkasme dan ironi sebagai strategi retoris dalam membangun kritik dan perlawanan simbolik terhadap narasi kekuasaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis fungsi retoris sarkasme dan ironi dalam lirik lagu-lagu karya .Feast sebagai bentuk kritik terhadap isu dan kebijakan pemerintah, mengidentifikasi serta mengklasifikasikan wujud-wujud sarkasme dan ironi, serta menafsirkan makna kritik yang tersembunyi untuk mengungkap kognisi kritis musisi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengurai ideologi di balik satire. Hasil menunjukkan bahwa sarkasme dan ironi berperan sebagai strategi retoris efektif dalam menyuarakan ketidakpuasan terhadap pemerintah dan kondisi sosial, yang ditangkap pendengar sebagai kritik struktural dan kolektif. Temuan ini menegaskan peran musik sebagai medium komunikasi politik, ruang refleksi publik, dan penggerak kesadaran kritis masyarakat dalam konteks demokrasi.   Sarcasm and irony in songs by the artist FEAST as a form of criticism of the government Abstract: This research stems from the decline in public trust in the Indonesian government due to unfair law enforcement, ongoing corruption practices, weak policy transparency, and restrictions on freedom of expression. Amidst these conditions, music is often used as a medium for socio-political criticism, but previous academic studies have been limited to interpreting the meaning of critical messages without deeply examining the function of sarcasm and irony as rhetorical strategies in constructing criticism and symbolic resistance to narratives of power. This research aims to analyze the rhetorical function of sarcasm and irony in the lyrics of .Feast's songs as a form of criticism of government issues and policies, identify and classify the forms of sarcasm and irony, and interpret the hidden meaning of criticism to reveal the musicians' critical cognition. The research uses a qualitative descriptive approach to unravel the ideology behind the satire. The results show that sarcasm and irony play an effective rhetorical role in voicing dissatisfaction with the government and social conditions, which listeners perceive as structural and collective criticism. These findings emphasize the role of music as a medium for political communication, a space for public reflection, and a driver of critical awareness in the context of democracy.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jb

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Bastrindo adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram. Jurnal Bastrindo hadir sebagai media untuk menyebarkan pikiran dan bertukar gagasan tentang wacana pendidikan bahasa dan sastra ...