Budaya patriarki merupakan sistem sosial yang menempatkan laki-laki sebagai pihak dominan, yang hingga kini masih menjadi akar utama ketimpangan gender di berbagai sektor kehidupan, termasuk dunia kerja. Manifestasi budaya ini memicu stereotip negatif, kesenjangan upah, hingga diskriminasi sistemik yang menghambat potensi profesional perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan pengaruh budaya patriarki dalam menurunkan atau meningkatkan potensi diri serta karier perempuan dalam struktur organisasi di sektor pekerjaan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan panduan PRISMA dengan menganalisis artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020-2025. Temuan menunjukkan bahwa mayoritas organisasi masih menerapkan praktik patriarki yang menciptakan hambatan struktural seperti fenomena glass ceiling, bias gender dalam rekrutmen, serta ketidakadilan dalam penilaian kinerja dan kompensasi yang mengakibatkan rendahnya partisipasi kerja perempuan dan terbatasnya akses terhadap posisi strategis. Abstract Patriarchal culture is a social system that positions men as the dominant party, which to this day remains the primary root of gender inequality in various sectors of life, including the workplace. Manifestations of this culture fuel negative stereotypes, wage gaps, and systemic discrimination that hinder women’s professional potential. This study aims to classify the influence of patriarchal culture in either diminishing or enhancing women’s self-potential and career prospects within organizational structures in the workplace. The method employed is a Systematic Literature Review (SLR) based on the PRISMA guidelines, analyzing scientific articles published between 2020 and 2025. The findings indicate that the majority of organizations still implement patriarchal practices that create structural barriers such as the glass ceiling phenomenon, gender bias in recruitment, and unfairness in performance evaluation and compensation, resulting in low female workforce participation and limited access to strategic positions.
Copyrights © 2026