Dismenore primer merupakan nyeri menstruasi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar, konsentrasi, serta kualitas hidup. Kompres hangat dan senam dismenore merupakan intervensi nonfarmakologis yang banyak digunakan untuk mengurangi intensitas nyeri menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kompres hangat dan senam dismenore dalam menurunkan intensitas nyeri dismenore primer pada remaja putri. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan sistematis berdasarkan pedoman PRISMA melalui pencarian artikel pada Google Scholar, PubMed, dan ResearchGate tahun 2021–2025. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara naratif. Hasil menunjukkan bahwa seluruh artikel melaporkan kompres hangat dan senam dismenore efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dismenore primer (p < 0,05). Kompres hangat memberikan efek analgesik yang cepat melalui mekanisme relaksasi otot dan vasodilatasi, sedangkan senam dismenore menunjukkan efektivitas yang lebih konsisten dalam jangka panjang melalui peningkatan endorfin dan modulasi hormonal. Beberapa penelitian menunjukkan kompres hangat lebih efektif dalam penanganan nyeri akut, sementara penelitian lain menunjukkan senam dismenore lebih efektif sebagai terapi preventif jangka panjang. Disimpulkan bahwa kompres hangat dan senam dismenore efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan nyeri dismenore primer, serta kombinasi keduanya direkomendasikan untuk memberikan hasil yang lebih optimal.
Copyrights © 2026