Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan anggaran pendidikan di SMKN 1 Palangka Raya serta menganalisis kesesuaiannya dengan prinsip efektivitas, efisiensi, transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi dalam era Merdeka Belajar. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam kepada kepala sekolah, bendahara, guru, dan komite sekolah, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah mengandalkan dua sumber dana utama yaitu BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dari pemerintah pusat sebagai sumber utama dan BPP (iuran siswa) sebagai dana tambahan. Perencanaan anggaran dilakukan melalui rapat koordinasi yang melibatkan tim manajemen sekolah, ketua jurusan, dan guru. Sebagai sekolah kejuruan, prioritas tertinggi dialokasikan untuk kebutuhan pembelajaran praktik siswa. Administrasi keuangan dilakukan secara manual dan digital dengan pengawasan dari Inspektorat, BPK, dan komite sekolah. Kendala utama adalah keterbatasan dana BOS dan tingginya tunggakan pembayaran BPP. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan anggaran di SMKN 1 Palangka Raya sudah cukup baik namun masih perlu peningkatan fleksibilitas regulasi dan stabilitas sistem pelaporan digital.
Copyrights © 2026