Penelitian ini mengkaji peran pemasaran Facebook dalam membentuk intensi pembelian kuliner pada Generasi Z di Kecamatan Woja. Di tengah pesatnya perkembangan platform visual kontemporer, para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah lokal menghadapi tantangan dalam menentukan strategi pemasaran digital yang tepat sasaran di kawasan semi-perkotaan. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan melibatkan 150 responden Generasi Z yang ditarik melalui teknik pengambilan sampel bertujuan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis melalui pemodelan persamaan struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran Facebook memberikan pengaruh positif dan sangat signifikan terhadap intensi pembelian. Elemen visual, kejelasan informasi, serta interaktivitas organik di dalam platform tersebut terbukti mampu menjelaskan 58,3 persen varians niat beli responden. Facebook tetap menjadi lingkungan digital yang dominan dan tangguh di wilayah non-metropolitan. Temuan ini membuktikan bahwa stimulus eksternal secara efektif mampu mengakselerasi perencanaan pembelian pada konsumen muda, sehingga memberikan implikasi bagi pelaku usaha lokal untuk memprioritaskan media dengan akar komunitas yang kuat dibandingkan sekadar mengikuti tren aplikasi global.
Copyrights © 2026