Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi individu dan keadilan organisasi terhadap kinerja guru dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 106 guru SMP Negeri di Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi individu dan keadilan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dan kinerja guru. Selain itu, motivasi kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Pengujian efek mediasi menunjukkan bahwa motivasi kerja mampu memediasi secara signifikan pengaruh kompetensi individu dan keadilan organisasi terhadap kinerja guru, meskipun bersifat parsial. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja guru tidak hanya ditentukan oleh kompetensi individu dan keadilan organisasi secara langsung, tetapi juga diperkuat melalui peningkatan motivasi kerja. Oleh karena itu, upaya peningkatan kualitas pendidikan perlu dilakukan melalui pengembangan kompetensi guru, penerapan keadilan organisasi yang baik, serta penguatan motivasi kerja secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026