Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemahaman dan sikap perpajakan fresh graduate yang baru bekerja dalam sistem self-assessment di Indonesia melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam terhadap wajib pajak pemula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman perpajakan masih terbatas pada aspek praktis, khususnya pemotongan pajak penghasilan dari gaji, sementara pemahaman konseptual mengenai sistem perpajakan belum mendalam. Sikap terhadap pajak bersifat ambivalen, ditandai dengan pengakuan atas pentingnya pajak bagi negara namun disertai keraguan terhadap transparansi dan pengelolaannya. Pengalaman awal sebagai wajib pajak berperan penting dalam membentuk persepsi dan adaptasi terhadap sistem perpajakan, sedangkan digitalisasi layanan pajak dinilai memudahkan meskipun masih menghadapi kendala literasi pengguna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fresh graduate berada pada fase transisi pembentukan kesadaran perpajakan, di mana pemahaman, sikap, dan pengalaman saling berinteraksi dalam membentuk pola kepatuhan awal, sehingga temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan strategi edukasi perpajakan yang lebih tepat sasaran bagi wajib pajak pemula. Kata Kunci: pemahaman pajak; sikap pajak; kepatuhan pajak.
Copyrights © 2026