Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki potensi sagu yang besar, namun pemanfaatannya sebagai produk pangan modern masih menghadapi kendala berupa rendahnya kapasitas produksi, belum bakunya proses, dan mutu produk yang belum konsisten. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan mutu produksi beras analog berbasis sagu pada UMKM Tiga Putra melalui penerapan teknologi tepat guna. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, instalasi dan commissioning mesin beras analog BRS-50A, pelatihan teknis dan nonteknis, pendampingan produksi, observasi, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kapasitas produksi meningkat dari sekitar ±1 kg/jam menjadi ±20-30 kg/jam dan mendekati target 20-35 kg/jam. Selain itu, penerapan SOP produksi mampu meningkatkan konsistensi mutu, ditandai dengan kadar air produk pada kisaran 11-13%, bentuk granula yang lebih seragam, dan mutu fisik yang layak sebagai beras konsumsi. Program ini juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengoperasikan mesin, menerapkan pengendalian mutu, dan mengelola proses produksi secara lebih mandiri. Dengan demikian, penerapan teknologi tepat guna terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas usaha, mutu produk, dan pengembangan pangan lokal berbasis sagu
Copyrights © 2026