(Asesmen Nasional Berbasis Komputer) ANBK diterapkan untuk menggantikan Ujian Nasional yang dinilai belum mampu menggambarkan mutu pendidikan secara menyeluruh, khususnya aspek literasi, karakter, dan lingkungan belajar. Pelaksanaan ANBK sangat bergantung pada sistem informasi berbasis komputer, sehingga System Quality dan informasi menjadi faktor penting dalam kelancaran asesmen. Namun, kendala teknis dan Use masih berpotensi memengaruhi efektivitas pelaksanaan ANBK, sehingga diperlukan evaluasi terhadap keberhasilan sistem informasi yang digunakan. Studi ini dimaksudkan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi sistem ANBK pada tingkat SMP di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang dengan menggunakan kerangka model DeLone & McLean. Enam variabel dalam model ini meliputi System Quality, Information Quality, Service Quality, Use, User Satisfaction, serta Net Benefits, dengan analisis dilakukan menggunakan SmartPLS melalui metode PLS-SEM. Penelitian ini menghasilkan nilai kategori baik dengan skor deskriptif 4,29, tetapi hipotesis H5 dan H6 mengenai pengaruh Service Quality terhadap User Satisfaction serta Use tidak signifikan, di mana H6 ditolak. Kondisi ini menunjukkan perlunya perbaikan layanan, seperti penyediaan helpdesk khusus untuk penanganan teknis, agar pelaksanaan ANBK semakin optimal dan memberikan manfaat lebih maksimal bagi satuan pendidikan.
Copyrights © 2026