Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
Vol. 25 No. 2 (2026): Juli 2026

HUBUNGAN JENIS KELAMIN DAN ASFIKSIA DENGAN KEJADIAN HIPERBILIRUBINEMIA PADA NEONATUS DI RSIA ANANDA MAKASSAR TAHUN 2022: THE RELATIONSHIP BETWEEN GENDER AND ASPHYXIA WITH THE INCIDENCE OF HIPERBILIRUBINEMIA AT RSIA ANANDA MAKASSAR IN 2022

Astrid Putri Shafira (Program Studi Pendidikan Dokter, UIN Alauddin Makassar)
Purnamaniswaty Yunus (Program Studi Pendidikan Dokter, UIN Alauddin Makassar)
Arlina Wiyata Gama (Program Studi Pendidikan Dokter, UIN Alauddin Makassar)
Henny Fauziah (Program Studi Pendidikan Dokter, UIN Alauddin Makassar)
Abdul Rahim Yunus (Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam, UIN Alauddin Makassar)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2026

Abstract

Hiperbilirubinemia pada neonatus merupakan kondisi yang sering terjadi pada minggu pertama kehidupan. Sebagian besar bersifat fisiologis, namun dapat berkembang menjadi patologis dan menimbulkan komplikasi serius seperti kernikterus apabila tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenis kelamin dan asfiksia dengan kejadian hiperbilirubinemia pada neonatus di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Ananda Makassar Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 373 neonatus yang diambil menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan data rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 207 neonatus berjenis kelamin laki-laki dan 166 neonatus berjenis kelamin perempuan. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan kejadian hiperbilirubinemia (p-value = 0,003). Sementara itu, terdapat 4 neonatus yang mengalami asfiksia dan 369 neonatus yang tidak mengalami asfiksia, dengan hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asfiksia dengan kejadian hiperbilirubinemia (p = 0,129). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa jenis kelamin memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian hiperbilirubinemia pada neonatus, sedangkan asfiksia tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian hiperbilirubinemia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ibnusina

Publisher

Subject

Humanities Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara merupakan jurnal yang memiliki cakupan keilmuan dalam bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, dan ilmu perilaku dan terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. Terbitan pertama adalah ...