Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan sosial emosional siswa kelas rendah serta menganalisis pola interaksi sosial yang terjadi di lingkungan UPTD SD Inpres Bungawaru pada Tahun Ajaran 2025/2026. Fokus utama penelitian ini adalah pada bagaimana siswa kelas I dan II mengelola emosi diri, menunjukkan empati, serta membangun hubungan antarteman dalam konteks lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi sistematis terhadap perilaku siswa, wawancara mendalam dengan guru kelas, serta studi dokumentasi catatan perkembangan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan sosial emosional siswa kelas rendah di UPTD SD Inpres Bungawaru secara umum berada pada kategori berkembang sesuai harapan, yang ditandai dengan kemampuan siswa dalam mengikuti aturan sekolah dan mulai terbentuknya kerjasama kelompok. Pola interaksi didominasi oleh aktivitas bermain yang bersifat kolaboratif, meskipun masih ditemukan konflik kecil yang bersifat situasional. Faktor pendukung utama adalah peran guru sebagai fasilitator emosional, sementara hambatan yang ditemukan adalah adanya perbedaan pola asuh di rumah yang memengaruhi kemandirian siswa di sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan interaksi positif di lingkungan sekolah sangat krusial dalam membentuk kecerdasan emosional siswa sejak dini.
Copyrights © 2026