Perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak besar terhadap dunia pendidikan, Salah satunya adalah pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) oleh guru dalam proses pembelajaran. Namun, penggunaannya menimbulkan tantangan etis diantaranya risiko ketergantungan teknologi, halusinasi AI, plagiarisme pedagogis, serta keamanan data peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi, tantangan etis, dan strategi integrasi ChatGPT secara bertanggung jawab dalam pengembangan media pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur melalui penelusuran berbagai artikel ilmiah, buku, dan laporan resmi yang relevan pada rentang tahun 2023–2026. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis isi terhadap literatur yang telah dikumpulkan. Hasil Penelitian menunjukan bahwa penggunaan ChatGPT memiliki potensi dalam membantu guru mengefisiensi waktu pembuatan media pembelajaran, merancang pembelajaran lebih kreatif serta inovatif dan membuat pembelajaran lebih bermakna dan menyenangkan. Namun demikian, penggunaan ChatGPT memerlukan validasi ulang, kontrol pedagogis dan modifikasi hasil konten oleh guru agar sesuai dengan karakteristik peserta didik di sekolah dasar. Oleh karena itu, penggunaan ChatGPT perlu menerapkan pendekatan human-centered agar teknologi tetap berfungsi sebagai alat bantu tanpa menggeser peran guru sebagai fasilitator utama pembelajaran.
Copyrights © 2026