Galian dalam pada kondisi tanah labil memerlukan sistem dinding penahan yang mampu menahan tekanan tanah lateral dan beban dinamis untuk mencegah deformasi berlebih serta kegagalan struktur. Penelitian sebelumnya mengenai contiguous bored pile (CBP) umumnya masih terbatas pada satu konfigurasi desain dan belum mengevaluasi pengaruh simultan parameter geometrik dan struktural terhadap respons sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi diameter CBP, diameter tulangan, dan posisi angkur terhadap kinerja struktur CBP pada kondisi statik dan gempa melalui pendekatan analisis parametrik berbasis numerik. Analisis dilakukan menggunakan Geo5 modul Sheeting Check terhadap delapan alternatif desain dengan variasi diameter CBP 1,0 m dan 1,5 m, diameter tulangan 25 mm dan 32 mm, serta dua konfigurasi posisi angkur. Evaluasi meliputi deformasi lateral, distribusi tekanan tanah, momen lentur, gaya angkur, dan kapasitas struktural. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan diameter CBP dari 1,0 m menjadi 1,5 m mampu menurunkan deformasi lateral maksimum sebesar 42%–43%, namun meningkatkan momen lentur sebesar 23%–24%. Variasi diameter tulangan berpengaruh signifikan terhadap kapasitas lentur, sedangkan posisi angkur tidak menunjukkan pengaruh berarti terhadap respons global struktur. Alternatif ke-4 dengan diameter CBP 1,0 m, tulangan 25 mm, dan posisi angkur 0,2 m serta 2,7 m menghasilkan konfigurasi paling optimal dengan deformasi lateral sebesar 22,3 mm dan kapasitas momen yang masih memenuhi persyaratan desain.
Copyrights © 2026