Persaingan industri manufaktur yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk meningkatkan efisiensi produksi agar mampu mempertahankan daya saing. Namun, masih banyak perusahaan yang mengalami pemborosan (waste) dalam proses produksi sehingga menghambat produktivitas dan meningkatkan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan lean manufacturing dalam meningkatkan efisiensi produksi pada industri manufaktur serta mengevaluasi efektivitas tools lean seperti Value Stream Mapping (VSM) dan Lean Six Sigma. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (literature review) dengan mengkaji berbagai jurnal dan sumber ilmiah yang relevan terkait lean manufacturing, waste, efisiensi produksi, dan produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan lean manufacturing mampu meningkatkan efisiensi produksi melalui eliminasi aktivitas yang tidak bernilai tambah, pengurangan waste, optimalisasi aliran proses, serta peningkatan kualitas produksi. Selain itu, penggunaan VSM dan Lean Six Sigma terbukti efektif dalam mengidentifikasi bottleneck, menurunkan cycle time dan lead time, serta meningkatkan produktivitas perusahaan. Kesimpulannya, lean manufacturing merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan efisiensi, kualitas, produktivitas, dan daya saing perusahaan manufaktur secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026