Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi propulsi KM Sabuk Nusantara 101 berdasarkan kinerja sistem penggerak dalam kondisi operasional aktual. Evaluasi dilakukan melalui pendekatan kuantitatif-deskriptif dengan mengumpulkan data daya mesin, konsumsi bahan bakar, kecepatan kapal, dan spesifikasi propeller. Hasil analisis menunjukkan bahwa efisiensi propulsi total kapal sebesar 22,28%, terdiri dari efisiensi termal mesin 38,91%, efisiensi mekanik 95%, dan efisiensi propeller 60,3%. Efisiensi tertinggi dicapai pada beban mesin 85% dengan nilai 24,18%, yang menandakan titik kerja optimal dari sistem penggerak. Efisiensi menurun pada beban maksimum 95% karena meningkatnya konsumsi bahan bakar dan kerugian mekanis. Faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi meliputi beban mesin, kondisi propeller, kebersihan lambung, dan kecepatan operasional kapal. Penelitian ini menyarankan pengoperasian mesin pada beban optimal, perawatan rutin terhadap lambung dan propeller, serta pemanfaatan simulasi teknis seperti CFD untuk peningkatan kinerja sistem propulsi.
Copyrights © 2026