Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi bagaimana sistem tanggap darurat bekerja di Gedung Fakultas Vokasi Logistik Militer Universitas Pertahanan Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu dengan mengamati dan mendokumentasikan data. Pengamatan dilakukan di area lantai atas dan lantai bawah gedung untuk melihat kondisi fasilitas keselamatan dan seberapa siap sistem tanggap darurat dalam menghadapi situasi darurat seperti kebakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gedung ini sudah memiliki beberapa fasilitas tanggap darurat, seperti alat pemadam api ringan, jalur evakuasi, dan rambu keselamatan. Jalur evakuasi sudah tersedia di beberapa area gedung dan dilengkapi dengan petunjuk arah menuju tangga evakuasi, sehingga membantu penghuni gedung mengetahui jalan keluar saat terjadi keadaan darurat. Selain itu, terdapat rambu keselamatan yang menunjukkan jalur evakuasi dan lokasi alat pemadam api ringan, yang ditempel di beberapa bagian gedung untuk membantu penghuni memahami arah evakuasi dan lokasi fasilitas keselamatan. Keberadaan fasilitas keselamatan ini menunjukkan bahwa sudah ada upaya untuk mendukung keselamatan penghuni gedung. Namun, gedung ini belum memiliki sistem alarm kebakaran dan titik kumpul evakuasi, sehingga masih perlu peningkatan fasilitas keselamatan untuk meningkatkan efektivitas sistem tanggap darurat. Secara umum, sistem tanggap darurat di Gedung Fakultas Vokasi Logistik Militer sudah cukup baik, tetapi masih memerlukan pengembangan untuk meningkatkan keselamatan dan kesiapsiagaan penghuni gedung saat menghadapi keadaan darurat.
Copyrights © 2026