Penelitian ini menginvestigasi fenomena kontradiktif kepuasan pasien di RSUD Andi Makkasau Kota Parepare, di mana Survei Kepuasan Masyarakat makro mencapai 88,7%, namun kepuasan internal rawat inap hanya berada di angka 78%, di bawah standar minimal nasional yakni 85%. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh harga dan citra rumah sakit secara parsial terhadap tingkat kepuasan pasien rawat inap di RSUD Andi Makkasau. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif kausal dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 11.427 pasien rawat inap periode JanuariāJuli 2025. Sampel sebanyak 386 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang dihitung menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%. Pengumpulan data primer dilakukan melalui kuesioner berskala Likert, observasi, dan dokumentasi. Alat analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa: (1) Harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien, dibuktikan dengan nilai koefisien 0,256, nilai T-Statistics 3,851, dan P-Values 0,000 < 0,05. (2) Citra rumah sakit berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien, dibuktikan dengan nilai koefisien 0,677, nilai T-Statistics 10,336, dan P-Values 0,000 < 0,05. Kesimpulannya, keadilan tarif yang transparan serta reputasi institusi yang kredibel merupakan faktor penentu yang sangat signifikan dalam mengoptimalkan kepuasan pasien.
Copyrights © 2026