Dakwatul Islam
Vol. 10 No. 2 (2026): Dakwatul Islam

RELEVANSI PEMIKIRAN FAZLUR RAHMAN TERHADAP WACANA ISLAMISASI ILMU DI ERA DIGITAL DAN DISRUPSI TEKNOLOGI

Juliana Sari Caniago (Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan)
Safrina Harahap (UIN Syahada Padangsidimpuan)
Julita (UIN Syahada Padangsidimpuan)
Fauziah Nasution (UIN Syahada Padangsidimpuan)



Article Info

Publish Date
08 Jun 2026

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pemikiran Fazlur Rahman terhadap wacana Islamisasi ilmu di era digital, dengan menyoroti tantangan dan peluang yang ditimbulkan oleh perkembangan teknologi. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan, penelitian ini menemukan bahwa metode hermeneutika Rahman dapat menjadi fondasi penting untuk merumuskan Islamisasi ilmu yang adaptif, tidak dogmatis, dan responsif terhadap perubahan zaman. Dalam konteks disrupsi teknologi, gagasan Rahman tentang reinterpretasi ajaran Islam secara historis dan normatif dapat memperkuat proses integrasi ilmu agama dan ilmu modern, khususnya dalam bidang sains, etika digital, dan kecerdasan buatan. Dengan demikian, pemikiran Fazlur Rahman tetap relevan sebagai basis konseptual Islamisasi ilmu menuju pengembangan pengetahuan yang rasional, inklusif, dan kemaslahatan manusia kontemporer. Kata Kunci: Islamisasi Ilmu, Era Digital, Disrupsi Teknologi, Hermeneutika. Abstract This study aims to analyze the relevance of Fazlur Rahman's thoughts to the discourse on the Islamization of knowledge in the digital era, highlighting the challenges and opportunities posed by technological developments. Through a qualitative approach based on literature study, this study finds that Rahman's hermeneutical method can be an important foundation for formulating an Islamization of knowledge that is adaptive, non-dogmatic, and responsive to changing times. In the context of technological disruption, Rahman's ideas on the historical and normative reinterpretation of Islamic teachings can strengthen the process of integrating religious and modern knowledge, particularly in the fields of science, digital ethics, and artificial intelligence. Thus, Fazlur Rahman's thoughts remain relevant as a conceptual basis for the Islamization of knowledge towards the development of rational, inclusive knowledge and the benefit of contemporary humanity. Keywords: Islamization of Knowledge, Digital Era, Technological Disruption, Hermeneutics

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

DakwatulIslam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

DAKWATUL ISLAM: Jurnal Ilmiah Masyarakat Islam cetakan P-ISSN: 2581-0987 |E-ISSN: 2828-5484 adalah jurnal akses terbuka yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember oleh tim jurnal Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru. Jurnal ini merupakan media ...