Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan membuat miniatur maket tiga dimensi dan kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas IV melalui model Project-Based Learning (PjBL) berbantuan media barang bekas. Penelitian tindakan kelas dua siklus ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Sikapat dengan melibatkan 27 peserta didik. Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas guru dan peserta didik, serta rubrik penilaian produk maket dan berpikir kreatif, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari kondisi awal yang memiliki rata-rata kelas 65,5 dengan ketuntasan klasikal hanya 33%. Pada siklus I pertemuan kedua, keterampilan berpikir kreatif mencapai 64% dan nilai proyek 73%. Setelah perbaikan manajemen waktu dan bimbingan, pada siklus II pertemuan kedua keterampilan berpikir kreatif melesat hingga 87,9% dan nilai proyek mencapai 86,2%. Lonjakan ini mengantarkan ketuntasan belajar klasikal menyentuh angka 85%, memenuhi indikator keberhasilan secara optimal. Peningkatan terutama mendominasi pada aspek kelancaran, keluwesan, pengayaan, dan keaslian. Simpulan penelitian membuktikan bahwa kombinasi model PjBL dan pemanfaatan media kontekstual barang bekas efektif mendongkrak kualitas proses serta hasil belajar seni rupa secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026