Penelitian ini didasari oleh rendahnya sikap kemandirian serta pemahaman konsep siswa alam memahami konsep IPAS. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan sikap mandiri dan pemahaman konsep IPAS melalui penerapan pendekatan deep learning. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart. Subjek penelitian adalah siswa kelas empat SDN 2 Banjasari Kulon yang berjumlah 27 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian diperoleh data aktivitas siswa dalam penerapan deep learning diperoleh peningkatan sikap kemandirian belajar siswa dari 57,85 meningkat menjadi 86,88 secara rata-rata. Kemampuan pemahaman konsep IPAS juga meningkat, dari 57,18 menjadi 86,59. Persentase ketuntasan belajar siswa meningkat hingga mencapai 92,59%. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan deep learning mampu meningkatkan kemandirian belajar dan pemahaman konsep IPAS siswa secara signifikan. Implikasi penelitian ini dapat menjadi acuan bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, dan berpusat pada siswa. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pendekatan deep learning efektif digunakan untuk meningkatkan kemandirian belajar dan pemahaman konsep IPAS pada siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026