Prokrastinasi akademik merupakan fenomena umum pada mahasiswa kelas karyawan yang menghadapi tekanan ganda antara tuntutan akademik dan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh self-efficacy, dukungan sosial, dan burnout akademik terhadap prokrastinasi akademik. Menggunakan metode kuantitatif dengan sampel 157 responden, data dianalisis melalui regresi linier berganda. Hasil menunjukkan self-efficacy berpengaruh negatif signifikan, sementara dukungan sosial dan burnout berpengaruh positif signifikan terhadap prokrastinasi akademik. Secara simultan, ketiga variabel memberikan kontribusi sebesar 66,8% terhadap perilaku penundaan tugas mahasiswa.
Copyrights © 2026