Penelitian ini menganalisis pengaruh masa kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai di BPS Kabupaten Pesawaran. Dilatarbelakangi oleh isu ketidaksesuaian masa kerja dengan produktivitas dan belum meratanya penerapan budaya organisasi, tujuan penelitian adalah untuk menguji pengaruh parsial dan simultan kedua variabel tersebut terhadap kinerja. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis jalur pada 36 populasi pegawai (sampel jenuh), hasil studi menunjukkan bahwa masa kerja dan budaya organisasi secara signifikan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Hal ini mengimplikasikan bahwa pengalaman kerja dan lingkungan budaya yang kuat menjadi faktor krusial dalam mengoptimalkan kinerja karyawan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis jalur (path analysis) yang diolah menggunakan program SPSS versi 25.00. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai BPS Kabupaten Pesawaran yang berjumlah 36 orang , dengan menggunakan teknik sampling jenuh karena jumlah populasi kurang dari 100. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner , yang diuji kualitasnya (validitas dan reliabilitas) serta memenuhi asumsi klasik (normalitas, multikolinieritas, heteroskedastisitas).Kata Kunci: Masa Kerja, Budaya Organisasi, Kinerja Pegawai, Badan Pusat Statistik.
Copyrights © 2026