Abstract : This study aims to compare the health level of Islamic commercial banks using the RGEC method during and after the COVID-19 pandemic. The ratios used to assess bank health are Non-Performing Financing (NPF), Good Corporate Governance (GCG), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Operating Expenses to Operating Income (BOPO), and Capital Adequacy Ratio (CAR). This study adds the ROE ratio, which is an important ratio in investment decision-making. The method used is quantitative with a comparative approach. The sample selection used purposive sampling, with a total sample of nine Islamic banks for the 2020-2023 period. Data collection used documentation techniques in the form of financial statements and GCG reports, which were then processed with SPSS. The results show differences in GCG during and after the pandemic, but no differences in NPF, ROA, ROE, BOPO, and CAR during and after the pandemic. Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat kesehatan bank umum syariah dengan metode RGEC selama dan sesudah pandemi covid-19. Rasio yang digunakan untuk menilai tingkat kesehatan bank adalah Non Performing Financing (NPF), Good Corporate Governance (GCG), Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), dan Capital Adequacy Ratio (CAR). Penelitian ini menambahkan rasio ROE yang merupakan rasio penting dalam pengambilan keputusan investasi. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan total sampel 9 bank syariah tahun 2020-2023. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi berupa laporan keuangan dan laporan GCG yang kemudian diolah dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan GCG selama dan sesudah pandemi, Namun tidak terdapat perbedaan NPF, ROA, ROE, BOPO dan CAR selama dan sesudah pandemi.
Copyrights © 2026