Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan metode takrir dengan kemampuan menghafal Juz Amma pada siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Al-Muhsinin Rimba Melintang Kabupaten Rokan Hilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, tes hafalan, dan dokumentasi. Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan dalam pengumpulan data. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penggunaan metode takrir dengan kemampuan menghafal Juz Amma siswa. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,750 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel berada pada kategori kuat. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa metode takrir efektif dalam meningkatkan kemampuan menghafal Juz Amma melalui pengulangan hafalan secara konsisten dan terstruktur. Oleh karena itu, metode takrir dapat dijadikan sebagai salah satu strategi pembelajaran tahfiz Al-Qur’an yang efektif pada jenjang madrasah ibtidaiyah.
Copyrights © 2026