Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persiapan guru, pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi, serta dampaknya terhadap keaktifan murid pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMA Kristen Elim Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru melakukan asesmen awal untuk mengidentifikasi kesiapan belajar, minat, dan profil belajar murid sebagai dasar penyusunan modul ajar dan strategi pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi dilakukan melalui pengelolaan pembelajaran yang interaktif serta penerapan diferensiasi konten, proses, dan produk sesuai kebutuhan murid. Guru menggunakan berbagai aktivitas pembelajaran seperti diskusi, simulasi, presentasi, infografis, dan proyek kelompok. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi berdampak pada meningkatnya keaktifan murid, terlihat dari keberanian bertanya, keterlibatan dalam diskusi, kerja sama kelompok, dan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, partisipatif, dan berpusat pada murid
Copyrights © 2026