Penelitian ini menganalisis strategi akuntansi dalam optimalisasi penerimaan iuran wajib SWDKLLJ pada PT Jasa Raharja Cabang Sukabumi. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen, penelitian ini menemukan bahwa integrasi sistem ERP dan penerapan ABC meningkatkan akurasi pencatatan hingga 12%, mempercepat rekonsiliasi dari 7 menjadi 3 hari kerja, serta menurunkan expense ratio sebesar 8%. Penerapan predictive analytics juga terbukti efektif mengidentifikasi potensi tunggakan dengan akurasi 85%. Kendala utama meliputi keterbatasan integrasi sistem real-time dengan Samsat, rendahnya literasi digital SDM, dan perbedaan data antarinstansi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori akuntansi manajemen di sektor asuransi sosial dan merekomendasikan penguatan infrastruktur TI, peningkatan kapasitas SDM berbasis digital, serta pengembangan early warning system berbasis big data analytics untuk memitigasi risiko tunggakan.
Copyrights © 2026