Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja model Capital Asset Pricing Model (CAPM) dan Arbitrage Pricing Theory (APT) dalam mengukur risiko dan return saham sektor perbankan yang tergabung dalam indeks IDX30 periode 2020–2024. Sampel penelitian meliputi empat saham perbankan terbesar, yaitu BBNI, BBRI, BMRI, dan BBCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa expected return yang dihasilkan model APT secara signifikan lebih tinggi dibandingkan CAPM, dengan nilai masing-masing 1,5090 untuk BBNI, 1,3904 untuk BBRI, 1,4713 untuk BMRI, dan 1,4619 untuk BBCA. Sementara CAPM menghasilkan expected return 0,0396 untuk BBNI, 0,0791 untuk BBRI, 0,0450 untuk BMRI, dan 0,0790 untuk BBCA. Analisis perbandingan return aktual (Ri) dengan expected return menunjukkan bahwa seluruh saham tergolong efisien (Ri > E(Ri)). Berdasarkan expected return dan risiko sistematis, BMRI dan BBCA menjadi pilihan investasi paling menarik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa APT memberikan estimasi return yang lebih komprehensif karena mempertimbangkan faktor makroekonomi, sedangkan CAPM tetap relevan sebagai alat dasar pengukuran risiko pasar.
Copyrights © 2026