Transformasi digital dalam sektor publik menuntut kesiapan sumber daya manusia dalam memanfaatkan sistem informasi secara optimal. Namun, dalam praktiknya masih terdapat disparitas kompetensi digital internal yang berpotensi mempengaruhi efektivitas pelaporan pajak daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana disparitas kompetensi digital internal mempengaruhi efektivitas pelaporan pajak daerah di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pegawai yang terlibat dalam proses pelaporan pajak daerah. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disparitas kompetensi digital internal dipengaruhi oleh faktor individu yaitu usia, pendidikan, dan pengalaman kerja, serta faktor organisasi seperti pelatihan dan dukungan sistem. Perbedaan kompetensi tersebut berdampak pada meningkatnya kesalahan input data, keterlambatan pelaporan, dan inefisiensi proses kerja, yang pada akhirnya menurunkan efektivitas pelaporan pajak daerah. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi sistem digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan dan pemerataan kompetensi digital pegawai. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan yang berkelanjutan dan pemerataan kompetensi digital guna mendukung optimalisasi pelaporan pajak daerah berbasis sistem digital.
Copyrights © 2026