Kawasan pesisir merupakan wilayah dinamis yang rentan terhadap perubahan lingkungan seperti abrasi, banjir rob, dan perubahan tutupan lahan. Masyarakat pesisir Tanjung Carat, Kota Palembang, menghadapi permasalahan spesifik berupa keterbatasan pemahaman terhadap fenomena lingkungan berbasis spasial, rendahnya akses terhadap informasi geospasial, serta belum tersedianya media sederhana untuk menginterpretasikan dinamika lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pemanfaatan WebGIS sebagai media informasi dan edukasi lingkungan berbasis spasial. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, difusi ipteks melalui WebGIS, diskusi kelompok terarah (FGD), dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan WebGIS mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap perubahan lingkungan, khususnya terkait abrasi dan banjir rob, serta mendorong partisipasi dalam pengambilan keputusan berbasis data. Pendekatan partisipatif juga memperkuat integrasi pengetahuan lokal dan ilmiah. Dengan demikian, WebGIS efektif sebagai media peningkatan literasi spasial dan ketahanan masyarakat pesisir.
Copyrights © 2026