Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan berdasarkan adanya kesenjangan literasi digital pada santri, yang memiliki keterbatasan akses namun menghadapi tuntutan untuk menjadi agen perubahan di era disrupsi digital. Fokus utama adalah mengintegrasikan empat pilar literasi digital dengan nilai-nilai keislaman. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 71 santri. Efektivitas intervensi diukur menggunakan metrik Normalized Gain melalui perbandingan skor pre-test dan post-test. Secara agregat, program ini mencapai efektivitas Sedang dengan N-Gain sebesar 0.433. Peningkatan paling signifikan terjadi pada pilar Digital Safety dan Digital Ethics, namun terdapat kesenjangan pada pilar Digital Skill, yang mengindikasikan bahwa kompetensi teknis dan psikomotorik memerlukan tindak lanjut berupa praktik langsung yang intensif. PkM ini menghasilkan model intervensi teruji yang dapat dijadikan kerangka acuan untuk program literasi digital berbasis nilai di lingkungan pesantren berkelanjutan. Model pemberdayaan ini berhasil mengubah posisi santri dari sekadar pengguna teknologi menjadi agen yang kritis dan etis di ruang digital.
Copyrights © 2026