Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Santri Sebagai Agen Perubahan Digital Melalui Pendekatan Participatory Action Research (PAR) Liza Afriyanti; Kholid Junaidi
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 2 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i2.9573

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan berdasarkan adanya kesenjangan literasi digital pada santri, yang memiliki keterbatasan akses namun menghadapi tuntutan untuk menjadi agen perubahan di era disrupsi digital. Fokus utama adalah mengintegrasikan empat pilar literasi digital dengan nilai-nilai keislaman. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 71 santri. Efektivitas intervensi diukur menggunakan metrik Normalized Gain melalui perbandingan skor pre-test dan post-test. Secara agregat, program ini mencapai efektivitas Sedang dengan N-Gain sebesar 0.433. Peningkatan paling signifikan terjadi pada pilar Digital Safety dan Digital Ethics, namun terdapat kesenjangan pada pilar Digital Skill, yang mengindikasikan bahwa kompetensi teknis dan psikomotorik memerlukan tindak lanjut berupa praktik langsung yang intensif. PkM ini menghasilkan model intervensi teruji yang dapat dijadikan kerangka acuan untuk program literasi digital berbasis nilai di lingkungan pesantren berkelanjutan. Model pemberdayaan ini berhasil mengubah posisi santri dari sekadar pengguna teknologi menjadi agen yang kritis dan etis di ruang digital.
Science-Integrated Munakahat Learning as Sex Education for High School Students Nurhayati Zein; Aldeva Ilhami; Irawati Irawati; Afrida Afrida; Zuhri Zuhri; Kholid Junaidi
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026): In Press Issue
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bip.v6i3.1892

Abstract

This study examines the integration of science into munakahat learning as a strategy to enhance sex education among adolescents in Indonesia. Using a mixed-method approach with an Embedded Concurrent Mixed Method design, data were collected from students in Grade XI and XII at MAN 3 Pekanbaru and SMAN 12 Pekanbaru through questionnaires, tests, and semi-structured interviews. The findings reveal that students in the experimental class, exposed to science-integrated munakahat learning, demonstrated significantly higher understanding of sex education (81%) compared to the control class (79%). Additionally, the experimental class achieved better learning outcomes (average score of 60 vs. 52). Despite challenges such as network issues and limited interaction during online learning, the integration of science and religious teachings proved effective in fostering moral values and preventing risky behaviors. The study concludes that science-integrated munakahat learning provides a comprehensive approach to sex education, equipping students with knowledge about reproductive health, sexual behavior, and human development while strengthening their faith. Recommendations include adopting hybrid learning methods and involving government institutions to promote broader societal acceptance of sex education.