Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya gugatan dalam pelaksanaan eksekusi lelang barang jaminan kredit macet di KPKNL Surakarta. Permasalahan yang dikaji meliputi peran KPKNL dalam menghadapi gugatan, bentuk gugatan yang muncul, serta hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, studi dokumen, dan wawancara selama kegiatan magang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gugatan umumnya berasal dari debitur dan pihak ketiga terkait aspek kepemilikan, perjanjian, dan prosedur lelang. KPKNL berperan memastikan pelaksanaan lelang sesuai ketentuan hukum serta meminimalisir sengketa melalui ketelitian administratif dan koordinasi dengan pihak terkait, meskipun masih terdapat hambatan yuridis dan teknis dalam praktiknya.
Copyrights © 2026