Policy brief ini membahas tantangan pembangunan agromaritim di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akibat arus industrialisasi dan konversi lahan pertanian yang berdampak terhadap kedaulatan pangan serta kesejahteraan petani lokal. Konversi lahan yang terjadi secara masif, disertai dengan tingginya angka kemiskinan dan ketimpangan ekonomi, telah menimbulkan tekanan terhadap keberlanjutan sektor pertanian dan kehidupan masyarakat perdesaan. Di sisi lain, DIY memiliki potensi strategis melalui pemanfaatan lahan pesisir dan Tanah Kasultanan (Sultan Ground) yang dapat dikembangkan untuk mendukung hortikultura lahan pasir, pariwisata bahari, serta penciptaan lapangan kerja baru berbasis sumber daya lokal. Policy brief ini menekankan pentingnya strategi pembangunan agromaritim yang integratif, inklusif, dan berkelanjutan melalui transformasi penyuluhan pertanian spesifik lahan pasir, penguatan kepastian hukum administrasi pertanahan, perlindungan zona hijau dari ekspansi industri, serta penerapan filosofi “Among Tani Dagang Layar” sebagai arah kebijakan untuk menjaga keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan di DIY.
Copyrights © 2026