Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, perceived usefulness, dan perceived ease of use terhadap niat menggunakan e-wallet dengan perceived risk sebagai variabel moderasi pada Generasi Z, khususnya mahasiswa aktif Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang memenuhi kriteria penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi moderasi (Moderated Regression Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, perceived usefulness, dan perceived ease of use berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat menggunakan e-wallet. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pemahaman keuangan, manfaat yang dirasakan, serta kemudahan penggunaan teknologi, maka semakin tinggi pula niat individu untuk menggunakan e-wallet dalam aktivitas transaksi sehari-hari. Selain itu, perceived risk terbukti memoderasi secara negatif hubungan antara literasi keuangan, perceived usefulness, dan perceived ease of use terhadap niat menggunakan e-wallet. Temuan ini mengindikasikan bahwa tingginya persepsi risiko dapat melemahkan pengaruh positif variabel-variabel tersebut terhadap niat penggunaan. Oleh karena itu, aspek keamanan dan kepercayaan menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan oleh penyedia layanan e-wallet guna meningkatkan adopsi teknologi keuangan digital pada Generasi Z.
Copyrights © 2026