Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi dalam sistem penegakan hukum lalu lintas di Indonesia melalui implementasi Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran E-TLE dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum lalu lintas, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya di Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Karanganyar. Penelitian menggunakan metode hukum empiris yang bersifat deskriptif dengan pendekatan konseptual dan historis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan personel Satlantas Polres Karanganyar serta studi dokumentasi terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-TLE berperan signifikan dalam menciptakan proses penindakan yang objektif, meminimalisir praktik pungutan liar, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan kamera pengawas, inakurasi data kendaraan, dan rendahnya literasi digital masyarakat. Penelitian menyimpulkan bahwa penerapan E-TLE sejalan dengan prinsip good governance dan merekomendasikan penguatan infrastruktur, pembaruan basis data kendaraan, serta intensifikasi sosialisasi kepada masyarakat
Copyrights © 2026