Perkembangan ekonomi digital di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan seiring meningkatnya penetrasi internet, penggunaan platform digital, dan aktivitas ekonomi berbasis teknologi. Namun, perkembangan tersebut juga memunculkan persoalan berupa dominasi platform digital transnasional dalam penguasaan teknologi, data, dan infrastruktur digital strategis. Penelitian ini bertujuan menganalisis dominasi platform digital transnasional di Indonesia melalui perspektif Teori Ketergantungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui telaah jurnal ilmiah, buku akademik, laporan internasional, dan dokumen kebijakan terkait ekonomi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi digital Indonesia masih berada dalam struktur ketergantungan teknologi global yang ditandai oleh dominasi perusahaan digital asing dalam penguasaan platform, algoritma, komputasi awan, dan pengelolaan data pengguna. Kondisi tersebut menempatkan Indonesia lebih dominan sebagai pasar pengguna dan penyedia data digital dibanding sebagai produsen teknologi digital. Dalam konteks ini, neokolonialisme digital muncul melalui penguasaan data, teknologi, dan infrastruktur digital oleh perusahaan global yang berasal dari negara maju. Selain itu, perusahaan digital domestik juga masih menghadapi ketergantungan terhadap modal, teknologi, dan layanan digital asing. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi perlindungan data, pembangunan infrastruktur digital nasional, dan peningkatan kapasitas inovasi teknologi domestik guna memperkuat kedaulatan digital Indonesia.
Copyrights © 2026