Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja lingkungan, ukuran perusahaan, dan tata kelola perusahaan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Kinerja lingkungan diproksikan dengan peringkat PROPER, ukuran perusahaan diukur menggunakan logaritma natural total aset, sedangkan tata kelola perusahaan diproksikan dengan proporsi komisaris independen. Kinerja keuangan diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan, annual report, dan data PROPER KLHK. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 13 perusahaan sebagai sampel penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja lingkungan, ukuran perusahaan, dan tata kelola perusahaan berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan dengan pengelolaan lingkungan yang baik, aset yang besar, dan pengawasan komisaris independen yang efektif cenderung memiliki profitabilitas yang lebih tinggi.
Copyrights © 2026