Ketimpangan distribusi pendapatan masih menjadi salah satu permasalahan pembangunan ekonomi di provinsi-provinsi Pulau Jawa. Perbedaan tingkat perkembangan ekonomi, pertumbuhan penduduk, dan kondisi ketenagakerjaan diduga memengaruhi tingkat ketimpangan pendapatan antarwilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan ketimpangan distribusi pendapatan, PDRB per kapita, jumlah penduduk, dan tingkat pengangguran terbuka serta menganalisis pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap ketimpangan distribusi pendapatan pada provinsi-provinsi di Pulau Jawa tahun 2020-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif dan regresi data panel. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencakup enam provinsi di Pulau Jawa selama periode 2020-2024. Analisis dilakukan menggunakan Fixed Effect Model (FEM) dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan PDRB per kapita, jumlah penduduk, dan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan. Secara parsial, ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan aktivitas ekonomi, pertumbuhan jumlah penduduk, dan tingginya tingkat pengangguran yang tidak diimbangi dengan pemerataan pembangunan serta kesempatan kerja cenderung meningkatkan ketimpangan distribusi pendapatan di provinsi-provinsi Pulau Jawa
Copyrights © 2026