BIOMA : Jurnal Biologi Makassar
Vol. 11 No. 2 (2026): Bioma : Juli - Desember 2026

Optimasi Suhu Annealing Primer matK dan ITS1 pada DNA Melothria pendula L. (Cucurbitaceae) dengan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR)

Sitri Hasugian (Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya)
Brian Rahardi (Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya)
Turhadi Turhadi (Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2026

Abstract

Melothria pendula L. merupakan tumbuhan merambat dari famili Cucurbitaceae yang memiliki potensi biologis tinggi, namun identifikasinya sulit dilakukan secara morfologi terutama pada fase vegetatif. Identifikasi molekuler berbasis DNA menjadi alternatif yang lebih akurat, dengan teknik polymerase chain reaction (PCR) sebagai tahap penting untuk mengamplifikasi fragmen gen target. Keberhasilan PCR sangat dipengaruhi oleh optimasi suhu annealing, karena suhu yang tidak sesuai dapat menyebabkan amplifikasi nonspesifik atau kegagalan pembentukan produk. Penelitian ini bertujuan menentukan suhu annealing optimum primer matK dan ITS1 dalam amplifikasi DNA M. pendula menggunakan metode gradient PCR. DNA diisolasi dari daun segar menggunakan metode CTAB dengan hasil konsentrasi 1.091,50 ng/µL dan rasio kemurnian A260/A280 sebesar 1,958. Proses amplifikasi dijalankan pada rentang suhu 40-60°C. Hasil menunjukkan bahwa suhu annealing optimum untuk primer matK adalah 51,2°C menghasilkan pita target ~900 bp, sedangkan ITS1 optimal pada 56°C dengan pita target ~300 bp. Kedua suhu menghasilkan pita tunggal yang tebal, jelas, dan tanpa multiband atau primer dimer. Optimasi suhu annealing berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan spesifisitas amplifikasi PCR untuk mendukung identifikasi molekuler M. pendula.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

bioma

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Bioma mempublikasikan hasil penelitian dan kajian biologi: ekologi, botani, genetika, mikrobiologi, zoologi maupun biologi terapan dibidang agrokomplek dan medikal komplek. Bioma diterbitkan Departemen Biologi, FMIPA UNHAS, dan mempublikasikan artikel dua kali setahun , setiap bulan juni dan ...