Faktor krusial yang mengendalikan keberhasilan organisasi dalam merealisasikan tujuannya adalah kinerja pegawai. Namun, fenomena yang terjadi pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Paser menunjukkan adanya kemunduran kinerja yang signifikan, sebagaimana terindikasi dari penurunan produktivitas serta keterlambatan pemenuhan tanggung jawab tugas. Penelitian kuantitatif ini mengkaji korelasi kausalitas dari faktor budaya, lingkungan, motivasi, dan kepuasan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan. Berlokasi di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Paser, pengujian ini memanfaatkan data dari total populasi yang mencapai 89 pegawai. Teknik sampel jenuh digunakan karena keterbatasan jumlah populasi, sehingga seluruh pegawai dijadikan sampel. Data diolah menggunakan metode regresi linier berganda untuk memetakan seberapa besar kontribusi setiap variabel bebas terhadap variabel terikat, baik secara terpisah maupun kolektif. Temuan penelitian ini mengindikasikan adanya perbedaan pengaruh antar variabel. Secara terpisah, faktor budaya, motivasi, dan kepuasan kerja tidak memiliki dampak signifikan dalam mengubah kinerja pegawai. Sebaliknya, lingkungan kerja menjadi satu-satunya faktor yang berpengaruh positif secara parsial, di mana kenyamanan tempat kerja berbanding lurus dengan efektivitas pegawai. Akan tetapi, melalui pengujian simultan, integrasi dari keempat variabel ini terbukti memberikan pengaruh nyata terhadap performa kerja. Artinya, efektivitas hasil kerja yang tinggi hanya dapat diwujudkan melalui keselarasan seluruh aspek tersebut.
Copyrights © 2026