Kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas fiskal nasional, namun kebijakan tersebut memiliki implikasi terhadap kapasitas fiskal pemerintah daerah, khususnya melalui penyesuaian transfer ke daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak efisiensi anggaran pemerintah pusat terhadap kapasitas fiskal pemerintah daerah serta mengkaji peran dan strategi pemerintah daerah dalam menyesuaikan kapasitas fiskalnya pasca penurunan atau penyesuaian transfer ke daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap laporan keuangan daerah, dokumen anggaran, serta kebijakan terkait transfer ke daerah, yang diperkuat dengan wawancara terbatas kepada pihak terkait di pemerintah daerah. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola penyesuaian kapasitas fiskal daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi anggaran pemerintah pusat berdampak pada menyempitnya ruang fiskal daerah, terutama bagi daerah dengan tingkat ketergantungan tinggi terhadap dana transfer. Pemerintah daerah merespons kondisi tersebut melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah, efisiensi dan prioritisasi belanja, serta penerapan kebijakan fiskal adaptif. Penelitian ini menegaskan bahwa peran aktif pemerintah daerah dan penerapan tata kelola fiskal yang baik menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan kapasitas fiskal daerah di tengah dinamika kebijakan anggaran pemerintah pusat.
Copyrights © 2026