Klaten adalah kota kecil yang terletak di antara dua kota besar (Yogyakarta dan Solo). Cutaneous Larva Migrans (CLM) adalah penyakit langka namun persisten, terutama di daerah pedesaan di mana respons imun rendah dan/atau kebersihan pribadi dan lingkungan buruk. Studi ini bertujuan untuk mengetahui kejadian Cutaneous Larva Migrans (CLM) dan Optimalisasi Promosi Kebersihan Lingkungan untuk Menekan Kejadian Tersebut di Klaten. Pengumpulan data dilakukan dari Januari 2024 hingga 11 Desember 2025. CLM didiagnosis secara klinis. Usia, kondisi luka, dan tempat tinggal dicatat. Lima kasus CLM ditemukan pada anak-anak dan pria Jawa yang tinggal di daerah pedesaan. Satu bayi (20%), dua anak (40%), dan dua lansia (40%). Seratus persen pasien memiliki luka terbuka, dengan ukuran rata-rata 2- 3 cm (1 pasien: 20%), 3-5 cm (2 pasien: 40%), 5-6 cm (1 pasien: 20%), dan 9-10 cm (1 pasien: 20%). Seratus persen pasien inggal di daerah pedesaan. Pasien diobati dengan albendazol topikal ditambah semprotan kloretril lokal, dan 100% mencapai hasil yang memuaskan setelah dua dosis. Tidak ditemukan orang dewasa yang teruji positif mengidap CLM (Cutaneous Larva Migrans). Seratus persen pasien memiliki luka terbuka. Seratus persen kasus terjadi di daerah pedesaan. Seratus persen pengobatan menggunakan albendazol topikal yang dilengkapi dengan semprotan kloretril topikal. Kebersihan lingkungan direkomendasikan.
Copyrights © 2026