Penggunaan smartphone di kalangan mahasiswa menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, namun iphone mulai dipersepsikan sebagai symbol gaya hidup dibandingkan sebagai kebutuhan fungsional. Fenomena ini ditandai dengan kecenderungan penurunan penjualan iphone di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir serta meningkatnya keraguan mahasiswa terhadap relevansinya dalam mendukung aktivitas akademik. Dibandingkan dengan merek berbasis Android, Iphone dinilai memiliki keterbatasan sistem, Tingkat inovasi yang kurang kompetitif, serta harga yang relative tinggi. Selain itu, penyebaran ulasan negative melalui Electronic word of mouth (e-WOM) turut memperkuat persepsi negatif terhadap kualitas dan nilai produk, yang berdampak pada penurunan citra merek dan Keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk, e-WOM, dan brand image terhadap Keputusan pembelian iphone pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Prima Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini Adalah mahasiswa pengguna iphone dengan jumlah yang tidak diketahui secara pasti, sehingga penentuan sampel menggunakan rumus lemeshow dan diperoleh sebanyak 96 responden. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling melalui pendekatan accidental. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk, e-WOM, dan brand image secara parsial maupun simultan berpengaruh secara signifikan terhadap Keputusan pembelian iPhone pada mahasiswa. Temuan ini mengidentifikasikan bahwa ketiga variabel tersebut merupakan faktor penting dalam membentuk Keputusan pembelian konsumen. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar perusahaan meningkatkan kualitas produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan akademik mahasiswa, memperkuat citra merek melalui inovasi dan strategi pemasaran yang relevan, serta mengelola e-WOM secara efektif dengan meningkatkan kepuasan konsumen dan respons terhadap ulasan negatif agar keputusan pembelian konsumen dapat meningkat.
Copyrights © 2026