Transformasi pendidikan abad ke-21 ditandai dengan perkembangan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) yang memengaruhi paradigma pembelajaran modern. Salah satu teknologi yang berkembang pesat adalah ChatGPT sebagai bentuk generative AI yang mulai dimanfaatkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi ChatGPT dalam pedagogik kontemporer serta mengidentifikasi peluang dan tantangan penggunaannya dalam pembelajaran abad ke-21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research). Data diperoleh melalui artikel ilmiah nasional dan internasional, jurnal Artificial Intelligence in Education (AIED), buku pedagogik kontemporer, serta berbagai dokumen terkait pendidikan abad ke-21. Teknik analisis data dilakukan menggunakan content analysis dan analisis deskriptif-kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT berpotensi mendukung pembelajaran interaktif, personalisasi pembelajaran, peningkatan literasi digital, pengembangan kreativitas, serta penguatan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Selain itu, penggunaan ChatGPT mendorong perubahan peran guru menjadi fasilitator dan supervisor pembelajaran berbasis AI. Namun, implementasi ChatGPT juga menghadirkan tantangan berupa plagiarisme, ketergantungan teknologi, bias algoritma, dan validitas informasi sehingga memerlukan pengawasan pedagogis yang kritis dan etis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi ChatGPT dalam pedagogik kontemporer memiliki potensi besar dalam mendukung pembelajaran abad ke-21 apabila digunakan secara reflektif, humanis, dan bertanggung jawab melalui penguatan AI literacy, literasi digital, dan pendidikan etika digital. The transformation of education in the 21st century is characterised by developments in digital technology and Artificial Intelligence (AI), which are shaping modern learning paradigms. One rapidly evolving technology is ChatGPT, a form of generative AI that is beginning to be utilised in the learning process. This study aims to analyse the integration of ChatGPT into contemporary pedagogy and to identify the opportunities and challenges of its use in 21st-century learning. The research employs a qualitative approach using the literature review method (library research). Data was obtained from national and international scientific articles, the journal Artificial Intelligence in Education (AIED), contemporary pedagogical books, and various documents related to 21st-century education. Data analysis techniques utilised content analysis and descriptive-critical analysis. Research findings indicate that ChatGPT has the potential to support interactive learning, personalised learning, improved digital literacy, the development of creativity, and the enhancement of Higher Order Thinking Skills (HOTS). Furthermore, the use of ChatGPT encourages a shift in the teacher’s role towards that of a facilitator and supervisor of AI-based learning. However, the implementation of ChatGPT also presents challenges such as plagiarism, technological dependency, algorithmic bias, and the validity of information, thus requiring critical and ethical pedagogical oversight. This research concludes that the integration of ChatGPT into contemporary pedagogy holds great potential for supporting 21st-century learning when used reflectively, humanistically, and responsibly through the strengthening of AI literacy, digital literacy, and digital ethics education.
Copyrights © 2026